PEMANFAATAN LIMBAH PRODUK KEMASAN MENJADI LKS TEKS OTENTIK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI MI NW REMPUNG

Hilmiati Hilmiati

Abstract


Penelitian dengan judul Pemanfaatan  Limbah Produk Kemasan menjadi LKS Teks Otentik sebagai Media Pembelajaran Bahasa Indonesia di  MI NW Rempung  bertujuan untuk mengetahui manfaat limbah produk kemasan menjadi LKS otentik sebagai media pembelajaran. Tujuan kedua untuk mengetahui keefektipan media tersebut dalam meningkatkan pemahaman siswa terkait pemahaman kosakata. Hal ini berdasarkan teori yang dimaksud dengan Teks otentik yang dimaksudkan di sini adalah tulisan-tulisan berbahasa Indonesia yang terdapat pada berbagai kemasan atau bungkus makanan, minuman, obat-obatan, kosmetik, pakaian, produk elektronik, dan lain-lain. Dinamakan materi otentik karena tulisan-tulisan tersebut, oleh pemilik produk, tidak dimaksudkan untuk bahan ajar, tapi oleh guru dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar. Selanjutnya, LKS adalah lembaran yang berisi tugas yang harus dikerjakan oleh peserta didik. LKS biasanya berupa petunjuk, langkah untuk menyelesaikan suatu tugas, suatu tugas yang diperintahkan dalam lembar kegiatan harus jelas kompetensi dasar yang akan dicapainya (Depdiknas, 2004). Trianto mendefinisikan bahwa LKS adalah panduan siswa yang digunakan untuk melakukan kegiatan penyelidikan dan pemecahan masalah (Trianto, 2007). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data-data yang dihasilkan dideskripsikan berdasarkan fakta di lapangan. Data-data yang dihasilkan yakni LKS dengan memanfaatkan teks otentik untuk memperkaya kosakata bahasa Indonesia siswa kelas rendah di MI Rempung. Data yang kedua dihasilkan yakni keefektifan LKS dari bahan teks otentik, hal ini dapat dilihat dari hasil pengamatan siswa dengan adanya tngkat pemahaman yang tinggi terhadap kata-kata tersebut, karena kosakata yang dideskripsikan dipahami oleh siswa. Dari hasil penelitian,  manfaat dibuatnya LKS teks otentik adalah sebagai berikut, 1) memberikan pengalaman konkret bagi siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia, 2) membantu variasi belajar dalam pembelajaran bahasa Indonesia, 3) membangkitkan minat siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia, 4) meningkatkan retensi belajar mengajar dalam pembelajaran bahasa Indonesia, 5) memanfaatkan waktu secara efektif dan efisien dalam pembelajaran bahasa Indonesia.

 

Kata Kunci : Limbah produk kemasan, LKS Teks Otentik, Media Pembelajaran bahasa Indonesia, MI NW Rempung


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 EL-MIDAD