ANALISIS ISU SEPUTAR KAJIAN FILSAFAT, FILSAFAT PENDIDIKAN DAN FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM

Muhammad Iwan Fitriani

Abstract


Sebenarnya, filsafat adalah sesuatu yang menarik untuk dikaji, dihayati dan diamalkan, karena mengkaji, menghayati dan mengamalkan filsafat akan membuat seseorang menjadi bijak, baik dalam berfikir ataupun menjalani hidup dan kehidupannya. Karena filsafat disebut filsafat agar tertanam “love of wisdom” dalam diri seseorang.

Mengapa filsafat melahirkan wisdom atau kebijaksanaan jika benar-benar dipelajari?. Orang yang berfilsafat mejadi bijak karena ketika berfikir tidak hanya melihat sesuatu yang kongkrit tetapi juga di balik sesuatu yang kongkrit. Tidak tergesa-gesa dalam mengambil kesimpulan atau menjustifikasi suatu persoalan. Tetapi semua yang dihadapinya dilalui dengan pemikiran yang mendalam. Dalam islam ada yang mengaitkannya dengan hikmah. Bahkan menurut Al-Syaibany, Palsafat  tidak dikenal dalam islam, yang ada adalah hikmah. Jadi yang dimaksud kebenaran seperti yang dikehendaki palsafat itu dalam islam disebut hikmat. Lebih lanjut, Al-Syaibany seperti yang dikutip Jalaludin mengatakan bahwa falsafat (umum) lebih berkonotasi kepada kemampuan daya nalar manusia, adapun hikmat bersifat ilahiyyat.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 EL-MIDAD