KONSEP TIME VALUE OF MONEY PERSPEKTIF ISLAM

Naili Rahmawati

Abstract


Dalam praktik ekonomi konvensional dikenal konsep time value of money yaitu konsep yang diadopsi dari model biologi yang menganggap bahwa nilai uang di masa kini akan lebih berharga dibandingkan dengan di masa mendatang. Konsep yang sebenarnya, terinspirasi oleh kajian biologi seluler, yang menemukan fakta bahwa sel sebagai unsur dasar kehidupan selalu berkembang setiap saat. Dalam prakteks ekonomi konvensional, uang disamakan dengan sel, dianggap hidup dan selalu berkembang dalam hitungan waktu. Konsep inilah yang kemudian dianggap menjadi dasar paling rasional untuk menerima atau bahkan mengharuskan adanya bunga uang. Ini kontras dengan konsep Islam yang justru menolak adanya bunga karena termasuk bagian dari praktik riba. Lalu apa kelemahan dari konsep ini dan apa solusi Islam untuk menggantikan konsep time value of money? Tulisan ini diarahkan untuk mengevaluasi konsep tersebut dan membandingkanya dengan konsep Islam dalam masalah yang sama. Klaim dari tulisan ini adalah bahwa prakteks ribawi dalam sistem ekonomi konvensional, disebabkan karena penerapan yang salah dari konsep ini dan diberlakukan justru pada mata uang, dan sistem ekonomi Islam, memiliki konsep yang berbeda sebagaimana akan dielaborasi dalam tulisan ini.

Keywords


time value of money, komuditi, riba, ekonomi Islam

Full Text:

Untitled

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2015 IQTISHADUNA

Lisensi Creative Commons
Iqtishaduna oleh Iqtishaduna disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional. < br / > statistik pengunjung