RELASI LAKI-PEREMPUAN DALAM RUMAH TANGGA (ANALISIS TEKS DAN WACANA KHUTBAH NIKAH PENGHULU DI KOTA MATARAM DENGAN PERSPEKTIF GENDER)

Nurhilaliati Nurhilaliati, Muhammad Nor

Abstract


Keluarga adalah poros perubahan dalam masyarakat. Para ahli pendidikan juga mengklaim bahwa keluarga adalah sebagai lembaga pendidikan pertama, utama dan selamanya bagi anak-anak. Sebagai lembaga pendidikan pertama, utama dan selamanya, maka materi pembelajaran mencakup segala aspek, terutama penekanannya pada aspek apektif dan psikomotorik. Keluarga yang kondisinya harmonis, penuh kesetaraan, penuh keterbukaan dan kebersamaan akan melahirkan anak–anak yang memiliki sikap yang sama, setara, adil, terbuka, bertanggungjawab dan penuh rasa kebersamaan. Sebaliknya, bila kondisi keluarga senantiasa mempertontonkan adanya penindasan, ketidaksetaraan, ketidakadilan dalam pembagian peran selama proses pembelajaran, terutama antara guru laki-laki (bapak/suami) dan guru perempuan (ibu/istri), maka nilai-nilai dimaksud tanpa sadar juga akan membentuk keperibadian anak.Masalahnya keadilan dan kesetaraan adalah nilai abstrak yang ketika akan diwujudkan menjadi bentuk dan jenis perbuatan, tindakan, perkataan maupun sikap yang bersifat kongkrit senantiasa terdapat beragam pendapat/pemikiran berdasarkan sudut atau kacamata dalam memandangnya. Sebuah tindakan yang terindikasi tidakadil ataupun tidaksetara, apabila terus menerus dikonstruk sebagai kebaikan, apalagi mendasarkannya pada dalil agama, maka lambat laun akan menjadi kebiasaan dan akhirnya dipandang bukan sebagai masalah, terutama menjadi masalah ketidakadilan maupun ketidaksetaraan. Tidak sedikit bentuk perbuatan, perkataan dan sikap yang apabila dipandang dari sudut wacana keagamaan bukan masuk kategori ketidakadilan dan ketidaksetaraan melainkan sebaliknya, tetapi bila dipandang dari sisi teori dan perspektif gender, maka masuk kategori ketidakadilan dan ketidaksetaraan. Hal yang demikian banyak terjadi dalam relasi antara laki-laki yang menjadi suami dan perempuan sebagai istri dalam rumah tangga atau keluarga. Keunggulan posisi laki-laki (suami) dibanding perempuan (istri) secara teori dan berdampak pada tindakan subordinasi perempuan oleh laki-laki dalam segala hal, khsususnya dalam lingkup relasi keduanya sebagai suami-istri telah terkonstruks sedemikian awal melalui institusi sakral, yakni khutbah nikah dalam prosesi akad nikah, dimana sifatnya dogma-agama, pelakunya laki-laki, isinya senantiasa bias gender.

Kata kunci; Keluarga, Hukum Islam, Relasi Gender dan Konstruksi Wacana


Full Text:

pdf

References


Amin Abdullah, ‘At-Ta’wîl al-‘Ilmy: Ke Arah Perubahan Paradigma Penafsiran Kitab Suci’, dalam al-Jâmi’ah, Volume 39 No. 2 Juli-Desember 2001

Amiruddin dan Zainal Asikin, Pengantar Metode Penelitian Hukum (Jakarta: Rajawali, 2004).

Atun Wardatun, Negosiasi Ruang, (Mataram, PSW IAIN Mataram; 2007)

Chodorow, Nancy J. (1995), “gender as personal and cultural construction”, dalam Sign Journal Of Women In Culture And Society, vol. 20 No. 3.

Dasikin dkk. Pengarusutamaan Gender Dalam Islam, (Jakarta, Departemen Agama; 2002).

Doni Rekro Harijani, Etos Kerja Perempuan Desa, (Yogyakarta, Philosophy Press; 2001)

Fatima Mernisi, Islam Dan Antologi Ketakutan Demokrasi, (Yogyakarta, LKiS; 1994)

Fatima Mernisi, Kontroversi Peran Wanita Dalam Politik, terj. (Surabaya, dunia ilmu; 1997)

Fawaizul Umam dkk. ‘Perspektif Tuan Guru Di Pulau Lombok Tentang Poligami’, hasil penelitian IAIN Mataram, 2007

Fazlur Rahman, Membuka Pintu Ijtihad, terj (Bandung, Pustaka; 1995)

Gelles, Richard J., (1995), Contemporary Familiy A Sociological View, California, Sage Publication

Humphrey, Jhon, “Gender, Pay And Skill: Manual Worker In Brazilian Industry”, in Haleh Afshar (ed.), Women, Work And Ideology In The Third World, (London, Tavistock; 1987)

Irwan Abdullah, Seks, Gender dan Reproduksi Kekuasaan, (Yokyakarta, Tarawang;2001)

Jasser Auda, Maqasid al-Shariah as Philoshopy of Islamic Law A system Approach (Herndon, The International Institute of Islamic Thougth; 2008).

Mansour Faqih, Analisis Gender Dan Transformasi Sosial, (Yogyakarta, Pustaka Pelajar; 1997)

Margaret L. Andersen, Thinking About Women:Sociological Perspective on Sex and Gender, (Boston, MA:Perlson;2006)

Masdar F. Mas’udi, Islam dan Reproduksi Perempuan, (Bandung, Mizan; 1997)

Miles dan Huberman, Analisis Data Kualitatif, (Jakarta, UI Press: 1999)

Muh. Salahuddin, ‘Peran Sosial Ekonomi Perempuan Dalam Pengembangan Sosial Ekonomi Masyarakat’, Tesis, UNY, 2005.

Muhammad Khalid Mas’ud, Filsafat Hukum Islam, terj. (Bandung, Pustaka; 1996)

Mutawali, Menjual Ayat Tuhan: Hasrat Kuasa di Balik Formalisasi Hukum Islam, dalam Ulumuna, IAIN Mataram

Muzhar, Atho’, Membaca Gelombang Ijtihad Antara Tradisi Dan Liberasi, (Yogyakarta, Titian Ilahi Press;1998)

Nasr Hamid Abû Zaid, Dawâir al-Khauf, (Beirut, Markaz as-tsaqâfy al-‘Araby;2000)

Nikmatullah dkk. Kesetaraan dan Keadilan Gender di Nusa Tenggra Barat, hasil penelitian IAIN Mataram, 2004

Nurcholis Madjid, Islam Agama Kemanusiaan, (Jakarta, Paramadina: 1995)

Nurmala Fahriyanti, ‘struggle for Power: Gambaran Partisipasi Politik Perempuan’ dalam Qawwâm, Vol. 2 No. 2 tahun 2008. PSW IAIN Mataram

Nurwahid, ‘Kajian Atas Kajian DR. Fatima Mernisi Tentang Hadis Misogini, dalam Membincang Feminisme (Surabaya, Risalah Gusti; 1996)

Qamaruddin Hidayat, memahami bahasa agama, (Bandung, Mizan; 1997)

Qasim Amin, Tahrîr al-Mar’ah, (Kairo, Al-Ha’ah al-Mishriyyah al-âmmah li al-Kitâb; 1993)

Qurais Shihab, Wawasan Al-Qur’an, (Bandung, Mizan;1997)

Ramayulis, Ilmu Pendidikan Islam, (Jakarta, Kalam Mulia; 2010)

Ratna Megawangi, Membiarkan Berbeda, (Bandung, Mizan; 1999)

Ricklander, Louise, “women and politics”, dalam Michael A. west (Ed.), Women At Work Psychological And Organizational Perspective, (Philadelpia, Open University Press; 1993)

Sanafiah Faisal, Format-Format Penelitian Sosial, (Jakarta, Raja Grafindo; 1999)

Stoller, Ann, “Class Stucture And Female Autonomy In Rural Java”, dalam Women And National Development; The Complexities Of Change, (Chicago University Press; 1977)

Winarno Surachmat, Pengantar Penelitian Ilmiah, (Bandung, Tarsito; 1980)


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 QAWWAM

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



ISSN: 1978-9378

 

Creative Commons License
QAWWAM by http://ejurnal.iainmataram.ac.id/index.php/qawwam/index is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.