PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES PADA PEMBELAJARAN FIQH BERBASIS MASALAH

Mochamad Zaenal Muttaqin, Kusaeri Kusaeri

Abstract


Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan instrumen penilaian tes tertulis bentuk uraian non objektif untuk pembelajaran agama Islam berbasis masalah pada materi Fiqh. Tes tertulis yang dikembangkan didesain dengan mengacu pada Taksonomi Bloom edisi revisi. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang terdiri dari tujuh langkah, yaitu: (1) menyusun spesifikasi tes (2) menulis soal (3) menelaah soal (4) memperbaiki tes (5) melakukan uji coba (6) menganalisis butir soal (7) menafsirkan hasil uji coba. Uji coba instrumen dilakukan di MTSN 4 Sidoarjo, pemilihan subjek coba dilakukan dengan teknik sampel acak sederhana. Pengujian kualitas instrumen menggunakan bantuan software excel. Parameter butir dianalisis menggunakan teknik klasik yang meliputi: tingkat kesulitan dan daya pembeda soal. Validitas isi instrumen diperoleh dari penilaian pakar dengan menggunakan lembar validasi. Reliabilitas tes dianalisis menggunakan persamaan Flanagan.  Penelitian ini menghasilkan enam butir soal tes tertulis bentuk uraian non objektif untuk pembelajaran agama Islam berbasis masalah. Hasil validasi menunjukkan bahwa instrumen yang dihasilkan sangat valid dengan rata-rata total validitas sebesar 3,6. Butir-butir tes memiliki parameter tingkat kesulitan pada rentang 0,3 – 0,7 dengan indeks kesulitan terrendah adalah 0,53 dan tertinggi adalah 0,70. Daya pembeda berada pada rentang 0,3-0,4 dengan indeks daya pembeda terendah adalah 0,24 dan tertinggi 0,36. Instrumen memiliki reliabilitas yang sangat tinggi yaitu 0,819. 


Keywords


non objektif, pembelajaran berbasis masalah, Taksonomi Bloom

Full Text:

PDF

References


Akbar, S. (2013). Instrumen Perangkat Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.

Amir, T. (2010). Inovasi Pendidikan Melalui Problem Based Learning. Jakarta: Prenada Media Group.

Anderson, L., & Krathwohl. (2001). A Taxonomy for Learning Teaching and Assessing. New York: Addison Wesley Longman.

Brookhart. (2010). How to Assess Higher Order Thinking Skills in Your Classroom. Alexandria: ASDS.

Fauziah, L. (2016, November 23). Kekerasan Anak Justru Banyak Terjadi di Desa. Retrieved from Metrotvnews: http://www.metrotvnews.com

Komalasari, K. (2013). Pembelajaran Kontekstual Konsep dan Aplikasi. Bandung: Revika Aditama.

Kunandar. (2014). Penilaian Autentik Hasil Belajar Peserta Didik Berdasarkan Kurikulum 2013. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Kusaeri, & Suprananto. (2012). Pengukuran dan Penilaian Pendidikan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Kusaeri, K. (2014). Acuan dan Teknik proses dan Hasil Belajar dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-Ruqq Media.

Mardapi, D. (2008). Teknik Penyusunan Instrumen Tes dan Non Tes. Yogyakarta: Mitra Cendekia.

Mardapi, D. (2012). Pengukuran, Penilaian dan Evaluasi Pendidikan. Yogyakarta: Nuha Medika.

Masidjo. (1995). Penilaian Pencapaian Hasil Belajar Siswa di Sekolah. Yogyakarta: Kanisius.

Rosana, D. (2011). Model Evaluasi UT. Yogyakarta: Universitas Terbuka.

Sudarman. (2007). Problem Based Learning: Suatu Model Pembelajaran untuk Mengembangkan dan Meningkatkan Kemampuan Memecahkan Masalah. Pendidikan Inovatif, 1-20.

Sudijono, A. (2011). Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Sudjana, N. (2009). Penilaian Hasil dan Proses Belajar. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.

Sukiman. (2012). Pengembangan Sistem Evaluasi. Yogyakarta: Insan Madani.

Sukmadinata, N. S. (2004). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Remaja Karya.

Sumritin. (2014). Pengembangan Instrumen Penilaian Kemampuan Highr Order Thinking Siswa SMP dalam Mata Pelajaran Matematika. Yogyakarta: UNY.

Surapranata, S. (2009). Analisis, Validitas, Reliabilitas dan Interpretasi Hasil Tes. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Widoyoko, E. P. (2011). Evaluasi Program Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Willy, A. (2016). Kasus Pencabulan Anak. Siduarjo: Jawa Pos.

Zaenul, A. (2005). Penilaian Hasil Belajar. Jakarta: Pusat Pengembangan Aktivitas Instruksional Ditjen DIKTI.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.